Siapa yang menyangka pertemuan pertama dilapangan futsal membuahkan sesuatu kedekatan yang membuat ku menyayanginya?
Siapa yang menyangka kedekatan antara seorang pemain dengan pelatih seketika berubah menjadi sesuatu yang lebih?
Dia, ya dia, sosok pria yang lebih tua dariku yang berhasil membuatku jatuh hati padanya. Coach? Captain? begitulah orang orang menyebutnya. Seseorang yang memiliki kedewasaan dan kepribadiaan yang baik. Seseorang yang taat pada agama. Seseorang yang sangat suka dengan futsal. Berawal hanya karna sebuah game di handphone yang memang sedang populer saat itu berujung pergi berdua hanya untuk sekedar menghabiskan waktu bersama.
Menghabiskan waktu bersama, saling memperhatikan, saling mendukung dan saling sayang, itu yang kami lakukan. Makan bersama sepulang kuliah hingga nonton bersama itu yang kami lakukan. Aku selalu mendukung apapun yang dia lakukan, bahkan setiap dia melakukan pertandingan aku ingin menamaninya. Ya, duduk berjam - jam di pinggir lapangan hanya untuk melihatnya bertanding lebih menyenangkan dibandingkan aku harus duduk dirumah menanti kabar darinya.
Membosankan? Tidak,itu sangat menyenangkan.
Dia suka mencubit pipiku,entah apa yang salah dengan pipiku, tapi aku sangat menyukainya.
Dia suka merangkulku saat keluar bersama, entah berapa pasang mata yang menatap kami, tapi aku tidak peduli.
Dia suka menatapku, tidak ada yang salah dengan tatapannya, tapi harus ku akui tatapan itu berhasil membuatku salah tingkah
Dia suka memperhatikanku meskipun hal-hal kecil,hanya sekedar mengajak makan dan mengingatkan makan namun entahlah aku sangat menyukainya
Dia memanggilku dengan sebutan "adek sayang", aku memanggilnya dengan sebutan "abang sayang" apa ada yang salah? menurutku tidak ada
Dia selalu mengingatkanku untuk sholat, ya lagi lagi dia berhasil membuatku jatuh hati
Aku sangat suka bersandar dibahunya, satu satunya tempat yang membuatku tenang dan nyaman
Aku sangat suka ketika dia menelponku hanya sekedar untuk mengucapkan selamat malam ketika aku ingin tidur,
Aku sangat suka ketika dia menelponku hanya untuk memberikan kabar dan memberitahukan keberadaannya,sungguh membuatku tenang
Aku sangat suka menemaninya berjam-jam di pinggir lapangan meskipun sendirian tapi itu lebih baik daripada aku harus menunggu kabarnya berjam-jam dirumah
Aku sangat suka ketika dia memotretku diam-diam, meskipun dia sangat suka memotretku saat ekspresi mukaku tidak bagus
Aku sangat suka memainkan rambut dan tangannya,entahlah hal yang cukup aneh namun itu salah satu bentuk perasaan sayangku padanya
Dan ya,aku sangat menyukainya, menyayanginya tanpa alasan apapun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar